16 Desa di Kabupaten Mamuju Tengah Jadi Lokasi KKN Reguler Angkatam XLVI UNM


Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tengah kembali menerima 160 mahasiswa UNM Makassar yang akan melaksanakan KKN reguler angkatan XLVI.

160 orang mahasiswa KKN reguler angkatan XLVI UNM akan ditempatkan di 16 desa se Kabupaten Mamuju Tengah yakni, untuk Kecamatan Topoyo, 5 desa, Tobadak 5 desa dan Kecamatan Budong-budong 6 desa.

Penerimaan 160 mahasiswa KKN berlangsung di Aula B Kantor Bupati Mamuju Tengah, Kamis (24/3/2022), yang diterima oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, Bambang Suparni dan dihadiri oleh Camat Topoyo, Tobadak, dan Budong-budong, Para Kepala Desa, Pendamping Maasiswa KKN UNM, Nurardiansah dan perwakilan Mahasiswa KKN UNM.

Pada kesempatan tersebut, Nurardiansah menyampaikan, Mahasiswa KKN dari UNM sebanyak 160 yang tersebar di 3 kecamatan yakni Kecamatan Topoyo sebanyak 5 Desa, Kecamatan Tobadak sebanyak 5 Desa dan Kecamatan Budong-budong sebanyak 6 desa yang nantinya mereka akan berKKN selama kurang waktu 2 bulan, terhitung saat diterima secara resmi oleh Pemda Mateng hari ini.

“Kami berharap keberadaan mahasiswa kami dapat membantu pemerintah Desa, kecamatan bahkan Pemda. Kami memamg mengarahkan mahasiswa kami di Sulawesi Barat sehingga UNM ini dapat dikenal lebih luas lagi dibanyak tempat,” ujarnya.

Sementara itu, Bambang Suparni menyampaikan, atas nama pemerintah daerah Kabupaten Mamuju Tengah mengucapkan selamat datang di Kabupaten Mamuju Tengah, dan secara resmi mengucapkan selamat melaksanakan KKN di tempat atau desa-desa yang telah ditunjuk.

“Saya berharap kepada camat dan desa-desa yang ditempati/lokasi untuk berKKN kiranya dapat untuk menerima dan mempasilitasiya. Kita berharap program yang dibawa oleh peserta KKN semoga dapat bersinergi dengan program pemerintah yang ada di desa dan kecamatan nantinya,” kata Bambang.

Dia juga berpesan kepada adek-adek mahasiswa KKN UNM untuk membangun komunikasi dengan kepala desa dangan perangkatnya, sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik.